Jumat, 14 April 2017

LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI D3 TEKNIK INFORMATIKA POLTEKPOS

LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRI
PT Dycode Cominfotech Development











Dimas Anggita Mochamad Arief
1163010
D3 1A


JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA



KATA PENGANTAR

          Puji syukur  saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya karena saya dapat menyelesaikan Laporan Kunjungan Industri ke PT. DyCode Cominfotech Development pada tanggal 11 April 2017. Laporan ini ditulis guna memenuhi sebagian syarat dalam menyelesaikan tugas Kunjungan Industri 1.
         Saya menyadari karya tulis ini jauh dari kata sempurna. Namun, saya berharap semoga karya tulis ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Oleh karena itu, segala kritik serta saran yang membangun dari para pembaca akan penulis terima dengan lapang hati sehingga bisa menjadi sebuah pelajaran bagi penulis agar kelak penulis dapat membuat dengan lebih baik lagi

                                                                                 Bandung, April 2017




BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar  Belakang
            Kegiatan Kunjungan Industri merupakan kegiatan yang wajib diadakan dan dilaksanakan di setiap kampus. Kegiatan Kunjungan Industri ini biasanya berupa kunjungan ke perusahaan, institusi, atau lembaga penelitian di Indonesia. Kegiatan ini sangat membantu semua mahasiswa untuk lebih memahami aplikasi atau penerapan bidang keahlian masing-masing di dunia kerja. Selain itu juga untuk menambah wawasan dan pengetahuan mahasiswa mengenai dunia kerja. Untuk mahasiswa yang berbasis teknologi khususnya mahasiswa Teknik Informatika, kegiatan Kunjungan Industri ini berupa kunjungan ke suatu lembaga penelitian atau suatu perusahaan yang membuat aplikasi mobile, desktop ataupun website. Kegiatan ini sangat membantu mahasiswa untuk memperdalam pemahamantentang perkembangan teknologi yang begitu pesat serta bagaimana cara untuk membuat aplikasi yang tepat dengan pemahaman yang tepat pula.              
            Peran internet dalam kehidupan masyarakat modern menjadi sesuatu yang tidak dapat terpisahkan sehingga lahirnya konsep mengenai Internet of Things (IoT). IoT merupakan sebuah konsep komputasi yang menggambarkan masa depan dimana setiap obyek fisik dapat terhubung dengan internet dan dapat mengidentifikasi dengan sendirinya antar perangkat yang lain.

1.2 Tujuan

Adapun tujuan diadakannya Kunjungan Industri ini adalah :

  • ·         Menambah pengetahuan yang bersifat teoritis maupun praktik tentang proses pembuatan aplikasi di dunia industri.
  • ·         Menjembatani antara teori dan praktik yang diterima oleh mahasiswa dalam pembelajaran di kampus dengan kenyataan yang ada di dunia kerja.
  • ·         Menambah motivasi mahasiswa dalam proses pembelajaran karena sudah mengetahuai tentang kompetensi yang harus dimiliki sesuai dengan kebutuhan di dunia kerja.


1.3 Manfaat

Adapun manfaat diadakannya Kunjungan Industri ini adalah :

  • ·         Menambah wawasan dan pengetahuan mengenai teknologi Internet of Things (IoT)
  • ·         Mengetahui sistem kerja didunia industri IT
  • ·         Mengetahui implementasi pengetahuan keterampilan di dunia kerja Mengetahui implementasi pengetahuan keterampilan di dunia kerja.




BAB II
PEMBAHASAN

A. Profil Perusahaan

            PT. Dycode Cominfotech Development atau DyCode adalah sebuah persahaan yang terletak di JL. Setrasari Kulon II No.2 Bandung, Jawa Barat, 40152. Perusahaan ini merupakan perusahaan pengembangan perangkat lunak pemenang penghargaan dinamis dair Bandung, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2007 dengan menyorot kata "DyCode" - Dynamic and Code - sebagai merek dagang perusahaan. Dynamic adalah nilai perusahaan dan Code adalah alat untuk mencapai visi perusahaan
           

B. Materi

            Karena didirikan belakangan ini, DyCode terkenal sebagai pengadopsi awal dalam berbagai teknologi pengembangan perangkat lunak. DyCode dikenal sebagai pengadopsi awal dari berbagai teknologi Microsoft, ASP.NET, Silverlight, SharePoint,dan Visual Studio Tool for Office (VSTO). DyCode adalah pengadopsi nyata pertama dari layanan awan Microsoft - Azure - di Indonesia, sebagai backend aplikasi “Jepret”. DyCode adalah salah satu dari sedikit perusahaan di Indonesia yang merupakan pengadopsi pertama platform pengembangan Apple iOS sejak tahun 2008. Tak hanya itu, kini DyCode telah mengadopsi semua platform mobile modern, termasuk Android, Blackberry, Windows Phone 7, Symbian, Nokia S40/S60, dan Meego.
            Disana diberikan materi tentang produk DyCode yang mengadopsi sistem Internet of Things (IoT) yaitu : Smart Galon dan  Magic Printer.

1. Smart Gallon
            Pemateri mengatakan pengembangan produk Smart Gallon berawal dari cerita seseorang yang pernah mengalami kebakaran
dispenser dikarenakan galon air minum yang terpasang telah kosong. kebakaran dispenser dikarenakan galon air minum yang terpasang telah kosong.Produk ini  mempermudah penghuni bangunan (rumah maupun kantor) untuk memantau dan mengelola penggunaan air minum di dispenser dalam jumlah yang banyak melalui aplikasi yang diintregasikan pada smartphone. Dengan adanya Smart Gallon, kejadian seperti itu dapat dihindarkan karena petugas akan mendapatkan notifikasi via SMS atau aplikasi apabila isi galon air minum telah menipis.

2. Magic Printer (Jepret)
            Merupakan sebuah sistem yang memungkinkan seseorang untuk mengumpulkan berbagai foto dari media sosial seperti Instagram, Twitter dan Path berdasarkan hashtag event/acara yang telah ditentukan. Foto-foto yang telah dikumpulkan oleh Jepret Cloud pun dapat dicetak secara otomatis dengan menggunakan Magic Printer, sebuah printing box yang dapat beroperasi secara otonom (sendiri). Magic Printer sebagai autonomous printing box menjadi sangat spesial karena dalam  pengoperasiannya, tidak diperlukan operator seperti mesin cetak foto pada umumnya.


BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
            Dari materi diatas bisa diambil kesimpulan bahwa sekarang implementasi mengenai Internet of Things (IoT) semakin luas. Sehingga itu juga membuka peluang bagi kita untuk ikut terjun kedalamnya, dimulai dari hal yang paling sederhana seperti penggunaan lampu yang bisa kita atur kapan mau mati dan kapan mau dihidupkan.

3.2 Saran
                                
Sebelum melakukan kunjungan lapang sebaiknya melakukan berbagaipersiapanseperti mempersiapkan pertanyaan yang kompeten, untuk dapat menggali informasi saatmelakukan kunjungan disuatu perusahaan.



LAMPIRAN

I. Dokumentasi