LAPORAN
KUNJUNGAN INDUSTRI
PT
Dycode Cominfotech Development
Dimas
Anggita Mochamad Arief
1163010
D3
1A
JURUSAN
TEKNIK INFORMATIKA
KATA
PENGANTAR
Puji
syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan
rahmat dan hidayah-Nya karena saya dapat menyelesaikan Laporan Kunjungan
Industri ke PT. DyCode Cominfotech Development pada tanggal 11 April 2017.
Laporan ini ditulis guna memenuhi sebagian syarat dalam menyelesaikan tugas
Kunjungan Industri 1.
Saya menyadari karya tulis ini jauh dari
kata sempurna. Namun, saya berharap semoga karya tulis ini dapat
bermanfaat bagi pembaca. Oleh karena itu, segala kritik serta saran yang
membangun dari para pembaca akan penulis terima dengan lapang hati sehingga
bisa menjadi sebuah pelajaran bagi penulis agar kelak penulis dapat membuat
dengan lebih baik lagi
Bandung, April 2017
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kegiatan
Kunjungan Industri merupakan kegiatan yang wajib diadakan dan dilaksanakan di
setiap kampus. Kegiatan Kunjungan Industri ini biasanya berupa kunjungan
ke perusahaan, institusi, atau lembaga penelitian di Indonesia. Kegiatan ini
sangat membantu semua mahasiswa untuk lebih memahami aplikasi atau penerapan
bidang keahlian masing-masing di dunia kerja. Selain itu juga untuk menambah
wawasan dan pengetahuan mahasiswa mengenai dunia kerja. Untuk mahasiswa yang
berbasis teknologi khususnya mahasiswa Teknik Informatika, kegiatan Kunjungan
Industri ini berupa kunjungan ke suatu lembaga penelitian atau suatu
perusahaan yang membuat aplikasi mobile, desktop ataupun website. Kegiatan ini
sangat membantu mahasiswa untuk memperdalam pemahamantentang perkembangan
teknologi yang begitu pesat serta bagaimana cara untuk membuat aplikasi yang
tepat dengan pemahaman yang tepat pula.
Peran
internet dalam kehidupan masyarakat modern menjadi sesuatu yang tidak dapat
terpisahkan sehingga lahirnya konsep mengenai Internet
of Things (IoT). IoT merupakan sebuah
konsep komputasi yang menggambarkan masa depan dimana setiap obyek fisik dapat
terhubung dengan internet dan dapat mengidentifikasi dengan sendirinya antar
perangkat yang lain.
1.2 Tujuan
Adapun tujuan diadakannya Kunjungan Industri ini
adalah :
- · Menambah pengetahuan yang bersifat teoritis maupun praktik tentang proses pembuatan aplikasi di dunia industri.
- · Menjembatani antara teori dan praktik yang diterima oleh mahasiswa dalam pembelajaran di kampus dengan kenyataan yang ada di dunia kerja.
- · Menambah motivasi mahasiswa dalam proses pembelajaran karena sudah mengetahuai tentang kompetensi yang harus dimiliki sesuai dengan kebutuhan di dunia kerja.
1.3 Manfaat
Adapun manfaat diadakannya Kunjungan Industri ini adalah :
- · Menambah wawasan dan pengetahuan mengenai teknologi Internet of Things (IoT)
- · Mengetahui sistem kerja didunia industri IT
- · Mengetahui implementasi pengetahuan keterampilan di dunia kerja Mengetahui implementasi pengetahuan keterampilan di dunia kerja.
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Profil Perusahaan
PT. Dycode Cominfotech Development atau DyCode adalah sebuah persahaan yang terletak di JL. Setrasari Kulon II No.2 Bandung, Jawa Barat, 40152. Perusahaan ini merupakan perusahaan pengembangan perangkat lunak pemenang penghargaan dinamis dair Bandung, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2007 dengan menyorot kata "DyCode" - Dynamic and Code - sebagai merek dagang perusahaan. Dynamic adalah nilai perusahaan dan Code adalah alat untuk mencapai visi perusahaan
B. Materi
Karena
didirikan belakangan ini, DyCode terkenal sebagai pengadopsi awal dalam
berbagai teknologi pengembangan perangkat lunak. DyCode dikenal sebagai pengadopsi
awal dari berbagai teknologi Microsoft, ASP.NET, Silverlight, SharePoint,dan Visual
Studio Tool for Office (VSTO). DyCode adalah pengadopsi nyata pertama dari
layanan awan Microsoft - Azure - di Indonesia, sebagai backend aplikasi
“Jepret”. DyCode adalah salah satu dari sedikit perusahaan di Indonesia yang
merupakan pengadopsi pertama platform pengembangan Apple iOS sejak tahun 2008.
Tak hanya itu, kini DyCode telah mengadopsi semua platform mobile modern,
termasuk Android, Blackberry, Windows Phone 7, Symbian, Nokia S40/S60, dan
Meego.
Disana diberikan materi
tentang produk DyCode yang mengadopsi sistem Internet of Things (IoT) yaitu :
Smart Galon dan Magic Printer.
1. Smart Gallon
Pemateri mengatakan pengembangan produk Smart Gallon berawal dari cerita seseorang yang pernah mengalami kebakaran dispenser dikarenakan galon air minum yang terpasang telah kosong. kebakaran dispenser dikarenakan galon air minum yang terpasang telah kosong.Produk ini mempermudah penghuni bangunan (rumah maupun kantor) untuk memantau dan mengelola penggunaan air minum di dispenser dalam jumlah yang banyak melalui aplikasi yang diintregasikan pada smartphone. Dengan adanya Smart Gallon, kejadian seperti itu dapat dihindarkan karena petugas akan mendapatkan notifikasi via SMS atau aplikasi apabila isi galon air minum telah menipis.
Pemateri mengatakan pengembangan produk Smart Gallon berawal dari cerita seseorang yang pernah mengalami kebakaran dispenser dikarenakan galon air minum yang terpasang telah kosong. kebakaran dispenser dikarenakan galon air minum yang terpasang telah kosong.Produk ini mempermudah penghuni bangunan (rumah maupun kantor) untuk memantau dan mengelola penggunaan air minum di dispenser dalam jumlah yang banyak melalui aplikasi yang diintregasikan pada smartphone. Dengan adanya Smart Gallon, kejadian seperti itu dapat dihindarkan karena petugas akan mendapatkan notifikasi via SMS atau aplikasi apabila isi galon air minum telah menipis.
2. Magic Printer (Jepret)
Merupakan sebuah sistem yang memungkinkan seseorang untuk mengumpulkan berbagai foto dari media sosial seperti Instagram, Twitter dan Path berdasarkan hashtag event/acara yang telah ditentukan. Foto-foto yang telah dikumpulkan oleh Jepret Cloud pun dapat dicetak secara otomatis dengan menggunakan Magic Printer, sebuah printing box yang dapat beroperasi secara otonom (sendiri). Magic Printer sebagai autonomous printing box menjadi sangat spesial karena dalam pengoperasiannya, tidak diperlukan operator seperti mesin cetak foto pada umumnya.
Merupakan sebuah sistem yang memungkinkan seseorang untuk mengumpulkan berbagai foto dari media sosial seperti Instagram, Twitter dan Path berdasarkan hashtag event/acara yang telah ditentukan. Foto-foto yang telah dikumpulkan oleh Jepret Cloud pun dapat dicetak secara otomatis dengan menggunakan Magic Printer, sebuah printing box yang dapat beroperasi secara otonom (sendiri). Magic Printer sebagai autonomous printing box menjadi sangat spesial karena dalam pengoperasiannya, tidak diperlukan operator seperti mesin cetak foto pada umumnya.
BAB III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Dari
materi diatas bisa diambil kesimpulan bahwa sekarang implementasi mengenai
Internet of Things (IoT) semakin luas. Sehingga itu juga membuka peluang bagi
kita untuk ikut terjun kedalamnya, dimulai dari hal yang paling sederhana
seperti penggunaan lampu yang bisa kita atur kapan mau mati dan kapan mau
dihidupkan.
3.2
Saran
Sebelum melakukan kunjungan lapang sebaiknya melakukan berbagaipersiapanseperti mempersiapkan pertanyaan yang kompeten, untuk dapat menggali informasi saatmelakukan kunjungan disuatu perusahaan.
Sebelum melakukan kunjungan lapang sebaiknya melakukan berbagaipersiapanseperti mempersiapkan pertanyaan yang kompeten, untuk dapat menggali informasi saatmelakukan kunjungan disuatu perusahaan.
LAMPIRAN
I. Dokumentasi







